Baja Bertemu Lumpur: Koramil Songgon Tak Kenal Lelah di Hari ke-14 Bangun Jembatan Perintis Garuda untuk Rakyat Banyuwangi

Karya Bakti TNI Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Kodim 0825/Banyuwangi terus menggeliat tanpa henti di aliran Sungai Binau, Songgon.

BANYUWANGI, 11 April 2026 — Di bawah terik pagi yang mulai menyengat dan deru sungai Binau yang tak pernah berhenti mengalir, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, kembali memimpin langsung barisan prajuritnya menginjak lumpur dan mengangkat besi pada hari ke-14 Karya Bakti TNI Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Kodim 0825/Banyuwangi. Apel pagi pukul 07.00 WIB menjadi penanda tekad yang tak goyah — bukan sekadar rutinitas, melainkan ikrar bahwa TNI hadir nyata di tengah denyut kehidupan rakyat.

Sinergi lintas satuan tampak kokoh seperti fondasi yang sedang mereka bangun. Bahu-membahu, prajurit dari Koramil 0825/08 Srono, 12 Rogojampi, 13 Singojuruh, 14 Kabat, dan 0825/19 Sempu, bersama Bati Bakti TNI dan Anggota Sibang Kodim 0825, menyatu dalam satu irama kerja. Sekretaris Desa Songgon, Kepala Dusun Krajan Bp. Nanang, serta Kepala Dusun Gumukcandi Bp. Muhklis turut hadir — bukti bahwa pembangunan ini bukan proyek militer semata, melainkan gerakan gotong royong yang berakar dari rahim masyarakat Desa Songgon sendiri.

Pekerjaan di hari ke-14 bukan sekadar mengayunkan cangkul. Tim mengerjakan pembesian kolom, perakitan besi blok beton, penggalian lubang pondasi, hingga pengecoran siklop — tahapan teknis yang menuntut ketelitian tinggi dan fisik yang prima. Jembatan yang tengah berdiri di atas Sungai Binau ini bukan sekadar konstruksi beton dan baja; ia adalah urat nadi yang kelak menghubungkan Dusun Krajan dengan Dusun Gumukcandi, mengalirkan akses warga menuju puskesmas, pasar tradisional, sekolah, dan lahan kebun yang selama ini hanya bisa dicapai dengan memutar jalan jauh.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, lancar, dan aman — cerminan dari kepemimpinan lapangan yang terukur dan semangat kebersamaan yang tak pernah layu. Jembatan Perintis Garuda bukan hanya akan tegak sebagai infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai monumen hidup dari sebuah janji: TNI bersama rakyat, membangun negeri dari pinggirannya yang paling terdalam. Pekerjaan akan terus berlanjut, dan Kapten Kav Andoko bersama pasukannya memastikan — mereka tidak akan berhenti sebelum jembatan itu benar-benar berdiri megah untuk rakyat Songgon.

~Kodim Banyuwangi semakin produktif,

#Produktif,
#Bhirawaanoraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *