Pesanggaran – Dalam rangka Tasyakuran Bubak Bumi / Bubak sawah silaturahmi Koramil 0825-11/Pesanggaran menghadiri sinergi dengan masyarakat warga petani kelompok Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air (GHIPPA) ” TIRTO SETYO TUHU” Desa Pesanggaran, Desa Sumbermulyo dan Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi, bertempat BENDUNG SUMBER MULYO ( Kemlongso)
Hadir dalam kegiatan diantaranya Sugiyono (Kosda Pesanggaran), Sukirno, SH. (Kades Pesanggaran), Serda Eko Prasetyo beserta anggota Koramil 0825-11/Pesanggaran, Hippa se Kecamatan Pesanggaran dan masyarakat sekitar bendungan.
Bubak sawah adalah tradisi yang dilakukan oleh petani di Desa Pesanggaran, Desa Sumbermulyo dan Desa Sumberagung sejumlah 50 orang bertempat di Bendung Watu Mloso Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo. Tradisi ini melibatkan doa bersama untuk memohon keberkahan hasil panen dan menghadiri hama. Selain itu bubak sawah juga berfungsi sebagai wujud syukur dan persaudaraan antar petani. Kegiatan ini dilakukan dilokasi bendung irigasi persawahan dengan makan bersama hasil pertanian.
Nyaman Ketua GHIPPA Tirto Setyo Tuhu menyampaikan dengan merawat tradisi bubak sawah ditempat yang secara vital bagi petani, masyarakat menjaga adat dan menghargai sumber kehidupan.
“Ritual ini adalah mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan gotong royong antar petani. Kekompakan inilah yang membuat kami kuat menghadapi tantangan”, ujar nyaman.
Tradisi ini biasanya diadakan di Bendung Watu Mloso, yang merupakan sumber irigasi vital bagi petani wilayah Desa Pesanggaran, Desa Sumbermulyo dan Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran.
