Banyuwangi – Kelompok Tani Tani Joyo di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, secara resmi memulai Tanam Perdana Tandur Apit (tanam musim ketiga tahun 2025) untuk komoditas bawang merah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya petani lokal dalam meningkatkan produksi hasil pertanian, yang pada gilirannya diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan mendukung program pengendalian inflasi daerah. Senin, (27/10/2025), pukul 07.00 WIB,
Acara tanam perdana Demplot Budidaya Bawang Merah dengan tema “Tingkatkan Produksi, Jaga Inflasi” bertempat di Kawasan Pengembangan Bawang Merah Kelompok Tani Tani Joyo, Dusun Sumberkepuh. Kegiatan ini menunjukkan semangat dan komitmen petani dalam memanfaatkan musim tanam secara optimal.
Tandur Apit (tanam musim ketiga) dipilih sebagai strategi untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan sepanjang tahun. Dengan budidaya yang intensif dan penerapan praktik pertanian yang baik, diharapkan produktivitas bawang merah dapat meningkat signifikan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan ketersediaan pasokan di pasar lokal.
Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi (Diwakili oleh Ibu Siti Masrurotin, S.T.P.) “Kami menyambut baik inisiatif dan semangat Kelompok Tani Tani Joyo dalam melaksanakan Tandur Apit ini. Peningkatan produksi dari sentra-sentra seperti di Tegaldlimo ini sangat krusial bagi Kabupaten Banyuwangi untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan strategis seperti bawang merah. Kami berharap melalui praktik budidaya yang terencana ini, target produksi dapat tercapai dan petani semakin sejahtera, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam menjaga inflasi tetap terkendali.” Ujarnya.
Camat Tegaldlimo (Diwakili oleh Kasi PMK, Bapak Eko Iswanto, S.E.) Mengatakan “Kegiatan Tanam Perdana ini adalah bukti nyata komitmen petani di Tegaldlimo untuk berkontribusi pada ekonomi daerah. Pemerintah Kecamatan siap memfasilitasi dan mendukung penuh setiap program pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah kami. Pertanian adalah tulang punggung, dan kita harus terus memperkuatnya.” Kata Wakil Camat Tegaldlimo. Eko.
Danramil 0825/09 Tegaldlimo (Kapten Inf Gunoto) “Kehadiran kami dari Koramil 0825/09 Tegaldlimo adalah wujud dukungan penuh TNI terhadap program ketahanan pangan. Kami siap mendampingi para petani dalam upaya peningkatan produksi. Soliditas antara petani, pemerintah, dan aparat keamanan sangat penting untuk memastikan proses budidaya berjalan aman, lancar, dan hasilnya maksimal.” Ucapnya.
Kepala Desa Kedungwungu (Bapak Surono) “Sebagai Kepala Desa, saya bangga melihat antusiasme petani kami. Inisiatif Tanam Perdana Tandur Apit ini menunjukkan keseriusan petani Tani Joyo dalam memanfaatkan lahan dan waktu tanam. Kami berharap panen raya nanti memberikan hasil melimpah, menjadikan Desa Kedungwungu sebagai lumbung bawang merah yang mampu mendukung ketahanan pangan Banyuwangi.” Kata Kades Kedungwungu, Surono.
Ketua Kelompok Tani Tani Joyo Kedungwungu (Bapak Hendro Kusniawan) “Alhamdulillah, hari ini kami memulai Tanam Perdana Tandur Apit. Kami berkomitmen untuk menerapkan budidaya terbaik agar hasilnya meningkat. Kami sadar, setiap kilogram bawang merah yang kami panen akan sangat berarti untuk menstabilkan harga dan membantu ‘Jaya Inflasi’. Dukungan dari semua pihak yang hadir hari ini memicu semangat kami untuk bekerja lebih keras lagi.” Tandasnya.
